Berita

BURSA INOVASI DESA AJANG BERBAGI INOVASI BARU

Sabtu, 16 Desember 2017 | 00:36:17 WIB | Seremonial
BURSA INOVASI DESA AJANG BERBAGI INOVASI BARU

Tanah Datar - Bupati Irdinansyah Tarmizi diwakili Kadis PMDPPKB Adrion Nurdal membuka secara resmi acara Bursa Inovasi Desa tahun 2017, Kamis (14/12) di Gedung Nasional Maharajo Dirajo.

Hadir pada acara tersebut Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten beserta Kabag di lingkup Setda Tanah Datar, Kepala OPD, BUMN/BUMD, Camat, Wali Nagari, BPRN, LPM se Kabupaten Tanah Datar dan tamu undangan lainya.

Hadir sebanyak 400 undangan, dalam sambutan Bupati yang dibacakan Adrion mengucapkan selamat datang peserta Bursa Inovasi yang telah meluangkan waktunya untuk bisa hadir dalam acara yang sangat bermanfaat dan apa yang dapat segera diterapkan untuk  kepentingan masyarakat banyak, “semoga pelaksanaan kegiatan ini akan dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tangung jawab”, harapnya.

Dijelaskan juga maksud pelaksanaan  Bursa Inovasi Desa yakni untuk menjembatani kebutuhan pemerintah nagari akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka pengunaan dana desa yang lebih efektif serta inovatif.

“Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang merupakan bagian tak terpisahkan dari model pengelolaan inovasi di tingkat Kabupaten”, jelas Adrion.

Lanjutnya, mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum serta program pengelolaan pengetahuan/inovasi desa secara khusus, menginformasikan secara singkat pelaku program di tingkat Kabupaten/Desa, memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang, membagi kegiatan inovasi yang telah didokumentasikan dalam bentuk video maupun tulisan dan membagi informasi penyedia layanan teknis menjadi tujuan dari Bursa Inovasi Desa selain menjaring inovasi yang belum  terdokumentasi serta membangun komiten replika.

“Akan ada yang dipamerkan nantinya yakni kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan desa, bukan dalam bentuk barang tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang”, pungkas adrion.

Kesempatan yang sama Sultani Konsultan Pendamping Wilayah Sumatera Barat, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyampaikan konsultan untuk wilayah Sumatera Barat sebanyak sepuluh orang dan di tingkat Kabupaten sebanyak enam orang tenaga ahli terdiri dari tenaga ahli bidang pembangunan, ekonomi, sosial dasar, perencanaan pembangunan, infastruktur dan teknologi tepat guna.

“Manfaatkanlah tenaga ahli yang sudah difasilitasi oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sebagai pendamping guna mensukseskan pembangunan Nagari melalui dana desa  serta memberikan pemahaman tentang aturan maupun peluang daerah lain”, pungkas Sultani. (humas/rhn)

 

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 

Foto

Video