Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe mengakui bahwa masyarakat kabupaten Tanah Datar banyak yang belum memahami tugas Pemadam Kebakaran (Damkar), hal ini terbukti dilapangan ketika terjadi kebakaran masyarakat bertindak tidak sesuai prosedur.
Hal ini disampaikan Bupati M.Shadiq Pasadigoe dalam sambutannya pada acara temu ramah dan silaturrahmi dengan petugas Damkar, umumnya dengan keluarga besar BPBD Tanah Datar di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Selasa (5-3). Silaturrahmi dalam rangka HUT Pemadan Kebakaran Nasional ke-94 ini juga dihadiri Sekda Drs.Muzwar.M, Asisten I Drs.Hardiman dan jajaran BPBD Tanah Datar.
Menurut Bupati Shadiq, pada tahun 2012 lalu merupakan peristiwa yang menyedihkan bagi masyarakat Tanah Datar dan ujian berat bagi petugas Damkar karena peristiwa terbakarnya Pertamini di Ludai Pagaruyung. Pada peristiwa itu menelan korban sebanyak 57 orang ( 11 orang meninggal dunia), hal ini telah membuat warga Tanah Datar berduka dan menjadi peristiwa nasional. Kita berdoa semoga kejadian itu untuk yang terakhir dan tidak terjadi lagi, ulas Bupati Shadiq.
Harapan masyarakat terhadap Damkar ini apabila terjadi musibah kebakaran sangat tinggi sekali, diharapkan mobil Damkar datang dalam waktu singkat apabila terjadi kebakaran, namun mengingat keterbatasan armada, maka pada jarak yang jauh seperti Lintau, Batipuh, X Koto dan daerah yang jauh lainnya jelas akan memakan waktu. Armada bisa saja ditambah, namun personil yang terbatas saat ini belum bisa ditambah karena dilarang oleh pemerintah pusat, sehingga dengan keterbatasan itu petugas Damkar berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, tegas Shadiq.
Bupati Tanah Datar minta agar petugas Damkar diasuransikan, sehingga tugas berat penuh tantangan ini juga mendapatkan jaminan apabila terjadi musibah terhadap petugas Damkar. Kemudian untuk mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran, maka fasilitas Hidran air yang ada disekitar kota Batusangkar dan dilokasi Istano Basa Pagaruyung untuk diuji coba secara rutin, sehingga apabila dibutuhkan dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu Kepala BPBD Drs.Altri Suandi melaporkan, keterbatasan personil Damkar selama ini telah diupayakan bekerja dengan maksimal, alhamdulillah dengan kekuatan 28 orang petugas Damkar apabila terjadi musibah kebakaran petugas Damkar telah bekerja dengan baik dan juga dibantu oleh petugas SAR Tanah Datar sebagai petugas sukarela.
Selama tahun 2012 di Tanah Datar telah terjadi sebanyak 91 buah musibah (38 buah diantaranya musibah kebakaran). Musibah itu diantaranya longsor, banjir, kebakaran, pohon tumbang, dan musibah lainnya.(Humas).
- 08/03/2013 11:45 - Efisiensi Pelelangan Secara Elektronik melalui LPSE Tanah Datar mencapai 7 Milyar Lebih (10,04%) Pada Tahun 2012
- 07/03/2013 19:37 - KESENIAN RANDAI MERUPAKAN SALAH SATU ASET DALAM MEMPROMOSIKAN PARIWISATA DAERAH
- 07/03/2013 13:45 - BUPATI SHADIQ : MEMPERJUANGKAN HAK JANGAN SAMPAI ANARKIS
- 07/03/2013 11:16 - Penilaian Kompetensi Wali Nagari Bukanlah seperti Kocok Arisan
- 07/03/2013 11:16 - Penilaian Kompetensi Wali Nagari Bukanlah seperti Kocok Arisan
- 05/03/2013 15:22 - BUPATI M.SHADIQ PASADIGOE SAMPAIKAN SPT TAHUN 2012
- 05/03/2013 14:55 - BUPATI M.SHADIQ PASADIGOE HARAPKAN KEHIDUPAN BERAGAMA DI TANAH DATAR BERJALAN BAIK
- 05/03/2013 14:26 - PONPES NURUL IKHLAS AJARKAN LIMA BAHASA
- 05/03/2013 14:25 - BUPATI M.SHADIQ PASADIGOE RESMIKAN PERAYAAN KHATAM AL-QURAN TPA AL-BARQY PINCURAN TUJUH
- 04/03/2013 13:49 - KOMUNITAS SEPEDA KOTA BATAM DIJAMU BUPATI TANAHDATAR














